Jumat, 28 Desember 2007

Demi Waktu (2)

Langit mendung dan gerimis mulai jatuh membasahi tanah liat berpasir yang aku lewati.
Harum bau bunga kemboja di tanah makam ini mengusik hatiku. Mengusik kegelisahan yang ada dan menggantinya dengan sebuah nuansa relaksasi. Sedikit memberikan imajinasi dalam pikiranku: bisa dibikin aromaterapi tuh bau kamboja... Hemmm.....
Kuamati, di samping makam bapakku. Aku mendoakannya, agar Tuhan memberikan kelapangan dan kedamaian baginya. Mengampuni dosanya dan menempatkannya di tempat yang paling baik karena dia adalah orang baik.
Sesaat setelah doa itu selesai kupanjatkan aku mencoba duduk di pinggir batu nisan lainnya di bawah pohon pace sambil mengedarkan pandangan ke sekitar. Walaupun di tempat itu banyak sekali tumbuh pohon-pohon rindang, namun setiap aku kesana selalu bersih. Itu berarti, penjaga makam benar-benar bertanggungjawab terhadap pekerjaannya. Begitu adem suasana disitu.
Ketika sedang asyik mengedarkan pandangan ke sekeliling, pandangan mataku terhenti pada sebuah makam kuno. Di batu nisannya terpahat 1908. Dan disebelah makam itu, sekilas terbaca 1994. Yang artinya sudah lebih dari 10 tahun, si fulan ini berbaring di makam ini untuk menantikan hari kiamat tiba. 10 tahun! Bahkan untuk makam yang bertuliskan 1908 itu berarti sudah 99 tahun. Hampir seabad.
Tertunduk aku di temapt itu. Dengan waktu yang sedemikian lama, apakah fulan yang meninggal itu berada dalam kondisi bahagia? Jika tidak? Berarti hampir selama seabad, fulan tersebut berada dalam siksa kubur.
Sungguh penantian yang panjang....
Tuhan, Ampuni aku....

[Fwd] Don't Dear Daughter

Surabaya, Akhir Desember 2007 *Tutup Buku Sudah Dekat*

Pagi ini, kudapatkan sebuah pesan via email dari seorang teman sekantor. Membacanya, membuatku terhenyak... Menyadari sisi lain dari hidup seseorang yang begitu dekat...
Hingga, kutuliskan itu untuk kalian...
Read it....


Anakku yang kusayangi...
Disuatu saat ketika kau menyadari bahwa aku telah menjadi sangat tua
Cobalah berlaku sabar dan cobalah mengerti aku...
Jika banyak makanan yang tercecer ketika aku makan
Jika aku menjadi kesulitan ketika mengenakan pakaianku sendiri
Cobalah sabar...
Kenanglah saat - saat waktu di mana aku meluangkan waktuku untuk mengajarimu
tentang segala hal yang perlu kamu tahu ketika kamu masih kecil
Jika aku mengulang mengatakan hal yang sama berpuluh kali
Jangan menghentikanku!
Dengarlah aku!!!
Ketika kau kecil,
kau selalu memintaku membacakan cerita yang sama berulang-ulang
dari malam yang satu ke malam yang lain
hingga kamu tertidur
Dan aku lakukan itu untukmu...
Dan jika aku enggan mandi,
jangan memarahiku dan mengatakan kepadaku bahwa itu memalukan..
Ingatlah berapa banyak pengertian yang kuberikan kepadamu
menyuruhmu mandi di kala kecilmu.
Aku mengajarimu banyak hal ….
Cara makan yang baik……
cara berpakaian yang baik…….
berperilaku yang baik………..
bagaimana menghadapi problem dalam kehidupan…..
Jika terkadang aku menjadi pelupa dan aku tidak dapat mengerti dan mengikuti pembicaraan,
beri aku waktu untuk mengingat
dan jika aku gagal melakukannya
jangan sombong dan memarahiku,
karena yang penting bagiku adalah….
aku dapat bersamamu dan dapat berbicara padamu.
Jika aku tak mau makan, jangan paksa aku !
Aku tahu bilamana aku lapar dan kapan aku tak lapar
Ketika kakiku tak lagi mampu menyangga tubuhku,
untuk bergerak seperti sebelumnya…..
…Bantulah aku dengan cara yang sama ketika aku merengkuhmu dalam tanganku,
mengajarimu melakukan langkah-langkah pertamamu……
Dan kala suatu saat nanti, ketika aku katakan padamu
bahwa aku tak lagi ingin hidup…………,
ketika aku ingin mati…..,
jangan marah…,
karena pada saatnya nanti kau juga akan mengerti !
Cobalah untuk mengerti bahwa pada usia tertentu,
kita tidak benar-benar “hidup” lagi, kita hanya “tidak mati”.
Suatu hari kelak kau akan mengerti
bahwa di samping semua kesalahan yang aku buat,
aku selalu ingin apa yang terbaik bagimu
dan bahwa aku siapkan dasar bagi perkembangan
dan kehidupanmu kelak.
Kau tak usah merasa sedih,
tidak beruntung atau gagal di hadapanku
melihat kondisiku dan usia ku yang sudah bertambah tua.
Kau harus ada didekatku, mencoba mengerti aku
bahwa hidupku adalah bagimu, bagi kesuksesanmu,
seperti apa yang kulakukan pada saat kau lahir.
Bantulah aku untuk berjalan,
bantulah aku pada akhir hidupku dengan cinta dan kesabaran.
Satu hal yang membuatku harus berterimakasih padamu
adalah senyum dan kecintaanmu padaku.

I received this slide show of a person who asked me to translate it into English. It was not signed; I ignore the author.
I offer it to you to all because I found it really touching.It should be the same thing for you!

Kamis, 27 Desember 2007

Uang Itu Candu (2 Tamat)

Lagi-lagi semua karena uang telah menjadi hobby untuk dibelanjakan....
Bekerja untuk uang sama seperti merokok untuk mendapatkan ketenangan. Menghisap sebatang rokok akan memunculkan sensasi ketenangan. Namun ketenangan ini bersifat sementara sehingga ketika sebatang rokok telah habis dihisap, maka akan disusul oleh batang demi batang yang lainnya. Demikian seterusnya hingga ..... (game over). Maaf.
Tujuan bekerja dari setiap orang bisa berbeda-beda. Mungkin anda bekerja untuk beribadah, teman anda bekerja demi mendapatkan anak bosnya, yang lain bekerja soalnya perlu bekerja... naah.. loe...
Mungkin beberapa dari anda berpikir, sebuah hal yang aneh jika seseorang bekerja tidak untuk uang. Saya akan coba menerangkan dengan ilustrasi, mudah-mudahan saya bisa menjelaskannya.
Perhatikanlah seekor cicak yang ada di dinding rumah anda ketika sore menjelang. Kalo di rumah anda tidak ada cicak, anda bisa lihat di dinding rumah tetangga anda. Dan biasanya jika musim hujan begini, cicak-cicak itu ada di kamar tidur.. *halah, becanda*.
Cicak, ketika dia lapar akan serta merta mencari nyamuk yang hinggap di dinding atau dimana saja yang mungkin bagi cicak untuk disamperin (disamperin, bahasa Indonesia bakunya apa ya?). Bisa jadi si nyamuk sial ini ada di sela-sela daun pintu, sehingga hup ketika cicak berhasil menangkap nyamuk yang ada di sela-sela daun pintu si cicak mungkin juga bisa almarhum karena si pemilik rumah kaget trus menutup pintu dengan tiba-tiba. Atau, bisa jadi si cicak menangkap si nyamuk sial waktu si nyamuk sedang ada di atas bantal. Hup! Plak! Iiihhh... geli... ada cicak di atas bantal. Bisa jadi waktu itu si pemilik bantal kaget dan kemudian menamparnya. Ato kalo sedang bernasib baik, si cicak bisa mendapatkan ciuman dari si pemilik. Yaaahh... kali aja si cicak bisa berubah jadi Prince Charming.. Hwehehehe.....
Artinya apa? Artinya ketika mangsa menjadi tujuan atau lebih tepatnya fokus hidup si cicak, dia akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan nyamuk-nyamuk yang ada di sekitarnya. Padahal ketika dalam suatu waktu itu ada banyak sekali nyamuk yang beredar di sekitar si cicak, si cicak akan serta merta berburu dari satu dinding ke sisi dinding yang lainnya. Semenit ada di utara, semenit kemudian berlari-lari ke selatan, trus ke timur kemudian ke barat.. itulah nama-nama arah mata angin. Kesana kemari, apa yang didapatkan mungkin sebanding dengan usahanya, namun seringkali apa yang didapat itu lebih sedikit dari yang diusakannya.
Ilustrasi kedua:
Setelah anda puas mengamati tingkah laku cicak ijo tadi, keluarlah dari rumah anda menuju pekarangan. Jika tidak punya pekarangan, kaciannn deh loe...
Di pekarangan anda, carilah seekor laba-laba. Perhatikanlah upaya yang dilakukan si laba-laba. Fokus utama laba-laba dalam mencari makan adalah membangun jaring. Tujuannya, dengan semakin luas dan kuat jaring yang dipunya si laba-laba, akan memberikan peluang semakin banyaknya mangsa yang terjerat disana. Dalam dunia laba-laba, hukum investasi "High Risk High Return" tidak berlaku lagi. Yang berlaku adalah "Low Risk High Return". Yup. Dengan membangun jejaring itu, si laba-laba tidak perlu capek-capek mengejar mangsa kesana kemari. Dia tinggal tunggu mangsanya datang sendiri.
Tak pikir, dua ilustrasi itu sudah bisa menjadi wakil dari pelajaran (ciee... pelajaran) ehmm... apa ya... ya gitu deh pokok'nye ...
Peringatan! Jika ketidakmampuan menyerap ilmu ini berlanjut, segera cek golongan darah. Mungkin anda bukan golongan manusia... Tapi golongan yang lain...

Minggu, 23 Desember 2007

(Demi) Waktu

Sewaktu dalam pesawat ke Jayapura beberapa minggu yang lalu, saya duduk bersebelahan dengan seorang wanita paruh baya. Namanya ...... (Ugh... sorry lupa, ntar kalo inget gw tulis lagi disini. Hehehe...). Orang yang enak diajak ngobrol, tangguh dan banyak pengalaman termasuk pengalaman mengunjungi daerah-daerah konflik macam ambon, aceh dan timika (pada kesempatan itu memang beliau sedang tugas ke timika untuk meliput).
Beliau adalah seorang mantan karyawan AC NIELSON. Weleh..weleh... Banyak cerita dari pembicaraan itu yang sebagian besar saya sendiri udah lupa sekarang. Namun saya masih ingat waktu itu cerita-cerita beliau mengagumkan saya. Lebih tepatnya bukan pada cerita, namun pada karakter si pencerita ini. Begitu tangguh dalam usia yang sudah tidak bisa dibilang muda. Melihat itu, saya jadi membandingkan dengan diri saya sendiri. Masih seusia emprit ini sudah seringkali mengeluh dengan capek lah, ndak punya waktu lah. Dan seabrek alasan yang kadang sepertinya memang bukan alasan sesungguhnya untuk menunda suatu hal. Hehehe...
Dan dari beberapa pembicaraan kami, satu hal yang (masih) saya inget sampai sekarang. Sedikit, tapi dalem banget maknanya:
"Kasian ya... Banyak orang bilang ndak punya waktu untuk melakukan hal-hal yang dia inginkan. Padahal Tuhan menciptakan waktu untuk kita, bukan kita yang diciptakan Tuhan untuk waktu".

Sabtu, 22 Desember 2007

Uang Itu Candu (1)

Satu lagi material yang bisa membuat kita bergidik ngeri. Jika dulu slogan-slogan: Merokok itu candu, narkotik apalagi…. Bahkan santer juga diperjualkan di toko-toko buku besar, sebuah buku berjudul: Sekolah itu candu. Nah kini aku punya material issue baru: UANG ITU CANDU *halah opo maneh iki?*
Uang itu candu. Percaya gak percaya. Boleh tanya dukun pelet, santet sampe dukun beranak. Perhatian bagi kalian (termasuk aku juga sich) yang suka belanja, suka hobby aneh-aneh, misal miara jenggot kucing atau anjing, atau suka menunggu tanggal 20an bagi yang kerja di perusahaan swasta atau tanggal 1 bagi yang PNS. Hehehe….
Inget kan bagaimana perasaan ketika tanggal tua sudah menghampiri? Ketika penjualan lesu? Lebih salah lagi ketika masa-masa seperti itu muncul pepatah menyesatkan:
Tiada uang, ayam tetangga pun jadi * halah *. Bener loohh… Ada banyak fakta di lapangan yang memperilhatkan kondisi ini.
Akhirnya ketakutan dan kecemasan akan kenyamanan mempunyai uang bisa membutakan mata. Nyopet, nyuri, ngerampok, nggerandong, ngorupsi * halah maksa *, sampe nyium… (loh ape hubungannye ye??). Bagi yang karyawan sepertiku, dan juga kamu yang baca ini! Fenomena kekurangan uang ini membuat kita akan jadi semangat bekerja di awal minggu gajian kita. Semangat 45 sampai-sampai minggu pertama kerja setelah gajian seragam kerja baru, sepatu baru, jam tangan baru, kartu kredit baru (padahal kartu kredit yang di Bank ABC-nya itu masih nunggak). Kerja… bayar tagihan… kerja lagi… bayar tagihan lagi… tau-tau PHK trus MATI?? Lagi-lagi semua karena uang telah menjadi hobby untuk dibelanjakan....
Sekali lagi kukatakan kepadamu: Uang itu candu… * to be continued *

Harga Minyak Naik?? Ughh... Untungnya Bukan Harga Kolor Yang Naik

Beware bagi kalian (aku juga sich) yang saat ini masih menjadi dan setia untuk mengabdikan diri kepada sebuah perusahaan tempat dimana kalian bekerja. Bukan berita buruk namun juga bukan berita baik. Aku mempunyai seorang teman yang sangat pandai. Hingga perusahaan tempatnya bekerja memberikan reward-reward berupa kenaikan jabatan yang lebih tinggi. Kenaikan jabatan yang tentu saja diiringi dengan kenaikan fasilitas itu menjadi pemicu semangatnya untuk terus bekerja dengan aktif dan kreatif mewujudkan mimpi-mimpi perusahaan yang kemudian bermetamorfosa menjadi mimpinya juga. Perkembangan perusahaan adalah kebanggaannya. Kemajuan perusahaan adalah orgasme yang dirasakannya. Hingga teman tersebut kemudian menjadi lupa dengan dirinya sendiri. Menikah di akhir masa produktifnya dan melupakan masa depannya sendiri. Dan…
Badaipun mengguncang stabilitas perusahaan yang dibanggakannya. Tahukan kalian kenapa? Perusahaan tempatnya bekerja dinilai tidak taat membayar pajak kepada pemerintah dan kemudian Karena denda dan pokok pajak itu sangat besar (besarnya melebihi nilai kapitalisasi pasar perusahaan itu sendiri), maka sang pemilik mengambil keputusan untuk menjual saja perusahaan itu atau membiarkannya bangkrut, yang berarti adalah merumahkan ribuan karyawannya. Karyawan itu kemudian semburat kemana-mana mencari rezeki yang bisa digunakan untuk menyambung hidup mereka. Demikian juga dengan si teman tadi.
Beruntunglah, dia masih mempunyai sisa tabungan yang cukup besar sehingga setelah peristiwa PHK massal itu, dia masih dapat bertahan dari hari ke hari sambil mencoba untuk mencari pekerjaan baru.
……..
Aku juga mempunyai seorang teman lagi di perusahaan lain yang mengalami nasib hampir sama namun sepertinya lebih parah yang ini….
Sebut saja namanya leo. Beberapa bulan yang lalu, leo mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan asuransi umum yang besar di negeri ini. Dengan senang hati dia bekerja dengan penuh dedikasi sebagai wujud responsibilitiesnya ke perusahaan yang telah memberikannya imbalan berupa gaji dan insentif lainnya. Pekerjaan itu dijalaninya dari hari ke hari, dan suatu saat tanpa dia tahu alas an jelasnya, teman saya leo ini mendapatkan Surat peringatan 1. Tidak jelas isi surat tersebut apa karena dia tidak pernah memberikan ijin untuk saya membacanya. Dan.. bencana itu akhirnya dating juga. Teman saya ini di PHK pada beberapa bulan sesudahnya tanpa tahu kenapa? Catatan: teman saya ini bekerja di bawah bendera perusahaan outsource… Dan lebih tragis lagi, si teman ini baru saja melangsungkan pernikahannya….
………..
Mencermati cerita yang baru saja teman-teman ku di atas sampaian kepadaku membuatku tertegun… Tertegun melihat fakta yang sebenarnya aku sendiri sedang menuju kesana atau lebih tepatnya kemungkinan besar juga akan mengalaminya. Dan entah kapan itu akan terjadi. Waktu yang akan menjawabnya.
Memang, dimanapun keberadaannya, apapun jabatannya, posisi seorang karyawan sangat lemah di mata karyawan yang mempunyai jabatan lebih tinggi. Yang jika dicermati, struktur itu tidak berbeda dengan struktur hukum rimba, siapa berkuasa – dialah yang menang. Pertanyannya, siapakah pemenangnya? Apakah pemenang itu adalah memang seorang pemimpin yang mempuyai kredibilitas ataukah pemimpin yang bossy (berlagak bos?). Dan padahal, kita tau bahwa tingkat kompetisi antar karyawan di dalam tubuh perusahaan itu sangat tinggi. Apalagi perusahaan itu adalah sebuah perusahaan besar. So, tidaklah tertutup kemungkinan bahwa kondisi itu akan memunculkan kondisi saling menjatuhkan antar karyawan… Yang bener – bener baik, bias saja menjadi yang terburuk. Yang memang baik, juga tidk menutup kemungkinan akan terlihat prestasinya.
Sungguh tidak logis sebenarnya, saling menjatuhkan teman sendiri / cari selamat sendiri namun tetap saja kondisi itu tidak dapat menyelamatkannya ketika sang pemilik bilang: JUAL SAJA PERUSAHAAN INI!!
Ape mau lo kate he?
So, tidak juga berlebihan jika aku mengangkat satu tema lagi dalam artikel ini:
NEW YORK--MEDIA: Harga minyak dunia di pasar New York naik hingga menyentuh rekor USD90/barel pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB) menyusul meningkatnya ketegangan antara pemerintah Turki dan gerakan separatis Kurdi di Irak Utara.
Pasar mengatakan pelemahan dolar AS dan kekhawatiran pasokan juga memberi andil dalam kenaikan tersebut.
Kenaikan itu terjadi setelah harga minyak jenis light sweet untuk pengiriman November melejit USD2,07 menjadi rekor USD89,47/barel.
-media Indonesia, 12 Desember 2007-
Analisis cekaknya: jika harga minyak dunia terus aik, itu berarti akan bernilai positif terhadap neraca pembayaran negara, namun di lain sisi, kenaikan itu akan memporak-porandakan dunia industri. Karena dengan naiknya harga minyak, berarti akan membawa kenaikan production costnya. Jika production cost naik, maka dipastikan harga jual produknya juga akan naik. Kenaikan itu tidak akan ber-impact terlampau jauh jika perekonomian masyarakat tidak terpengaruh. Namun… histories mengatakan lain. Jika harga minyak dunia naik, maka harga minyak dalam negeri juga naik. Jika harga minyak dalam negeri naik, maka harga barang lainnya juga naik. Tapi, belum tentu kenaikan harga tersebut sebanding lurus dengan kenaikan pendapatan (baca: gaji). Sehingga otomatis, daya beli masyrakat menurun. Jika daya beli masyarakat turun, siap-siap deh perusaahan harus menghitung ulang anggaran biaya-nya. Berdoa saja lah semoga perusahaan tidak melakukan perampingan. Hehehe…. Nasib… nasib….
Sepertinya memang harus kita sadari bahwa bukanlah tugas perusahaan menjamin kehidupan kita sejarhtera atau tidak. Tugas perusahaan adalah menjamin kita sudah menerima gaji beserta slipnya tepat waktu. Jadi, tugas kitalah untuk menentukan kesejahteraan kita sendiri. Menentukan masa depan kita sendiri.
Mumpung saat ini kita masih menjadi karyawan dan perusahaan masih senang hati berbagi rejeki dengan kita, manfaatkanlah waktu yang sempit ini dengan sesuatu yang memang bermanfaat dan bernilai tambah bagi kita sendiri. Ingat, di luar ruang kerja kita, ada penjual nasi yang mungkin anda masih punya hutang kepada mereka, hehehe… di rumah, masih ada istri dan anak-anak anda yang sejatinya memerlukan kehidupan yang lebih baik daripada sekarang ini. Maka kewajiban kita lah sebagai seorang yang bekerja untuk berusaha semaksimal mungkin demi masa depan mereka.
Kerja di kantor siang hari dan bangun bisnis di malam hari.
Salam sukses selalu….

Miracle

Jayapura, 10 November 2007
Kebahagiaan yang selalu memenuhi hati ini akibat dari “aromaterapi” maha besar yang selalu kunikmati itu ternyata membawa sebuah keajaiban dalam hidupku. Entah benar atau tidak, namun aku yakini itu adalah keajaiban yang muncul karena keluasan hati akibat hati yang ikhlas.
Malam itu, aku cek pulsa tinggal 3 ribu rupiah. Tidak cukup jika aku gunakan untuk menghubungi rumah asal. Sedangkan uang di saku tidak bisa kugunakan karena sudah aku siapkan untuk membeli beberapa oleh-oleh dan dana cadangan ketika pulang ke jaw nantinya. Serta – merta kegelisahan itu menyelimuti pikiranku. Angin yang keluar dari kibasan kipas angin pun terasa tidak sesejuk kemarin.
Dalam malam itu, aku sempatkan untuk kelar rumah. Begitu pintu rumah kubuka, hemm…. Sejuknya udara malam itu ditambah dengan bau khas daun-daunan yang dibasahi embun bergerak memenuhi rongga-rongga di dalam paru-paruku. Suara jengkerik di kejauhan lamat-lamat terdengar di telinga. Harmoni itu merelaksasi pikiranku dengan cepat yang kemudian turun ke hati membawa kepada luasnya hati. Sedikit-demi sedikit, kecemasan yang ada tadi memudar digantikan nuansa kebahagiaan yang meluas. Dan dalam kondisi tersebut, entah mengapa tiba-tiba hati ini menjadi begitu mengikhlaskan masalah yang menimpa. Kondisi itu kemudian membuatku seperti mengutarakan keinginan selanjutnya dengan tetap menjaga kesatuan vibrasi kebahagiaan itu dengan harmoni alam semesta.
Amazing! Tuhan menjawab begitu cepat getaran itu. Besok sorenya, ada sebuah sms masuk ke Handphone-ku. Isinya, “Mas, aku tadi isi pulsa mas. Udah masuk kah? Makasih atas bantuannya”. SMS itu berasal dari seseorang teman yang pagi ini aku bantuin mendapatkan barang yang diinginkannya. Allahu Rahman....
menjadi benarlah apa yang dikatakanNya:
Persangkaan Allah selalu mengikuti prasangka hambaNya…

Mid November 2007

Malam ini hujan turun dengan derasnya. Titik – titik air yang jatuh di atap rumah kontrakan sementara ini terdengar nyaring. Diiringi suara katak saling bersahutan.
Udara yang dingin pun merasuk ke dalam hidung, memenuhi paru-paruku dengan membawa aroma buah pinang yg telah hampir membusuk disertai sedikit bau rumput-rumputan yang tersiram air hujan. Hemmm…. Baunya merelaksasi seluruh urat saraf yang ada di tubuhku.
Jika sudah demikian, pagi harinya pasti akan terasa menyenangkan. Rumput dan pohon-pohon pinang yang banyak tumbuh di kanan-kiri jalan menuju jalan raya tempat aku mencari angkutan menuju tempat kerja akan dibasahi oleh embun, agak jauh ke depan terlihat bukit yang entah apa namanya menambah sejuk suasana.
Terlebih jika waktu malam sepulang kerja, ketika melewati bukit yang oleh orang sekitar dinamai SKYLAND, di sisi kiri akan terlihat kota Jayapura, lengkap dengan lampu-lampu yang nampak seperti bintang di langit. Agak jauh dari kota Jayapura, akan terlihat samudera pacific yang luas membentang.
Demikian, Harmoni yang tercipta dari bau, suara, pemandangan dan kesejukan udara hasil dari sinergi udara laut dan pegunungan itu selalu mempesona hatiku setiap hari. Seperti sebuah aroma terapi maha besar yang siap mengobrak-abrik kecemasan dan pesimisme, dan nuansa negatif lainnya yang ada di dalam pikiranku. Yang kemudian memenuhi rongga-rongga di dalam hati ini dengan kebahagiaan yang sempurna. Amazing! Memang benar apa yang dikatakan banyak orang. Dan kini aku membuktikannya.
Papua is exotic island I have ever seen… Wuah... Capek .. eD.. Ee.. Hh nulisnya banyak... Hehehehe....

Ku Mencari Mu

Semakin hari semakin berat aku awali langkah ini untuk mencarimu (Dan kau akan tahu apa artinya mu ini). Beratnya bukan berasal dari beban di pundak, namun lebih ada di kepala. Seakan satu batok kepala dengan isi otak super canggih ini masih kurang untuk menampung semua masalah yang aku hadapi setiap hari. Ingin punya dua batok kepala, namun mengingat dua kepala dala satu tubuh itu bukanlah hal yang lazim dan seringkali malah santer diberitakan di koran-koran, kepala-kepala itu berusaha dipisahkan aku jadi ngeri. Hingga kubatalkan doaku malam ini tentang dua kepala.
Pagi hari tinggal beberapa saat lagi. Aku sudah mulai lupa dengan mimpi dua kepala tadi. Ingatanku mulai melayang ke langit-langit kamar. Mengambil satu per satu impian-ijmpian yang pernah dibingkai dalam otak besarku. Ada beberapa yang sudah bisa direalisasi. Sungguh kebesaran Tuhan dalam membuat rencana - rencana itu berhasil. Dan masih ada beberapa bahkan banyak yang belum terealisasi. Namun, sungguh berat bergerak dalam kondisi banyak tekanan. Banyak hambatan. Dan bahkan hambatan itu datang dari dalam diri sendiri..
Menggerakkan diri melawan diri sendiri untuk bangkit menggapai impian sungguh sulit. Sungguh seperti seekor semut di atas punggung Gajah yang berusaha menggerakkan arah sang Gajah yang dinaikinya sesuai kehendak si semut. Namun... Sesulit apapun, untuk berlari pasti dibutuhkan 1 langkah awal. Sesulit apapun, pasti akan ada jalan keluarnya. Sesulit apapun, pejuang itu akan mendapatkan mimpinya menjadi nyata.. Allahu anta robbi

Kalo Tuhan Bicara Itu Dengerin !

Bahasa Tuhan Sang Kreator Semesta ini tidaklah sama dengan bahasa kita. Tuhan tahu apa yang kita mau, namun kita seringkali tidak tau Tuhan sudah bersedia memberikan apa yg kita mau. Seperti sebuah kisah ini:
Di suatu tempat sedang terjadi banjir BESARR ... Semua orang mengungsi. Khawatir debit air semakin meninggi. Hingga barang dan jiwa tidak bisa terselamatkan. Dan benar. Air bergerak semakin tinggi hingga hampir menyentuh atap-2 rumah penduduk. Semuanya panik. Semua mengungsi. Namun, di sebuah rumah kayu terlihat seorang tua yang tidak bergeming dari tempatnya berdiri. Ajakan tetangganya untuk segera mengungsi tidak dihiraukan. Dia yakin, karena keimanannya kepada Tuhan, maka Tuhannya akan memberikan pertolongan padanya. Di tengah hiruk pikuk penduduk yg mau mengungsi, ia tak henti-hentinya berdoa. Tuhan, Kau Tuhanku. Selamatkanlah aku...
Tidak beberapa lama datang perahu boat di depannya. "AYo, naik ke perahu pak Tua". "Tidak terima kasih. Tuhanku akan datang menolongku".
Lalu,perahu boat itupun pergi. Lima belas menit kemudian, muncul perahu boat lainnya. "Kek debit air semakin tinggi. Segera meloncatlah ke perahu ini. Kau kubawa ke tempat aman". "Terima kasih. Tuhanku akan datang menolongku".
Karena bujuk rayu orang-orang di perahu itu tidak menggemingkan hati sang kakek, akhirnya perahu itupun berlalu. Air semakin tinggi, Kakek itupun naik ke dataran yg lebih tinggi untuk menghindari air dan berdoa lebih khusyuk. Kakek itu naik ke bukit di belakang ru\mahnya. Kemudian datanglah helikopter hendak menolong kakek itu. Namun,lagi-lagi si kakek menolaknya. "Terimakasih. Tuhanku akan datang menolong".
Akhirnya. Air semakin tinggi dna semakin tinggi. Hingga tenggelamlah kakek itu, lalu mati ( kacian ya? ). Di akhirat, si kakek ini protes sama Tuhannya. " Tuhan. Saya mau protes! Kenapa kau tidak menolongku ketika banjir itu terjadi padahal aku sudah berdoa padamu, beribadah kepadamu siang malam dan kuimani Engkau!!". "Ah, bodoh kali kau ini Kek, Aku sudah menolongmu, nganter perahu dua kali tapi kau tidak mau naik. Hingga AKu datangkan helikopter namun kau tak juga mau naik. Pening aku. Ya sudah, daripada nyusahin mending Kumatikan saja kau".

Bertahan Lebih Lama

Di sebuah galeri seni, ada sebuah patung manusia terbuat dari marmer yang beberapa minggu terakhir mejadi pusat perhatian para pengunjung galeri tersebut. Banyak orang memuji keindahan patung tersebut.
Adayang berfoto dengannya, ada yang berbincang – bincang dengan pemahatnya untuk melakukan penawaran.
Berita tentang patung itu tersebar ke seluruh pelosok negeri. Masuk di Koran – Koran
kota.
Suatu malam yang sepi, terdengar nada-nada marah, kesal, jengkel dan iri yang keluar dari ubin marmer di galeri tersebut, “Hei, patung. Kenapa sih sejak kedatangan kamu, semua orang ingin berfoto denganmu, menge-elu-elukan kamu? Bahkan aku dengar dari percakapan orang-orang yang datang kesini, kamu sering muncul di Koran-koran
kota? Sedangkan aku setiap hari terinjak-injak oleh orang yang ingin melihat dirimu. Padahal kita terbuat dari bahan yang sama
kan?. Kamu terbuat dari marmer, dan aku juga.”
Si patung tersenyum simpul, “Ubin, kita memang sama – sama terbuat dari marmer, namun aku Tanya kepadamu, berapa kali kamu diproses dari batu marmer menjadi ubin seperti yang sekarang ini?”
Si Ubin menjawab, “Enam kali. Waktu aku masih berbentuk batu, aku dipotong kanan-kiri, atas-bawah, depan-belakang. Sakit, sakit sekali. Hingga aku tak tahan lagi. Setelah itu dipoles. Aku tidak tahan dengan proses itu. Aku minta ampun kepada pengrajin untuk menghentikannya. Hingga, jadilah aku ubin yang tiap hari diinjak-injak orang yang datang kesini untuk melihatmu”. Ubin menjadi jengkel.
“Itulah bedanya, Ubin. Jika kamu hanya mengalami enam kali proses. Dipotong kiri-kana, depan-belakang, atas-bawah, namun aku mengalami hal yang jauh lebih menyakitkan dari kamu. Dari batu, aku dipahat, setiap rasa sakit yang aku rasakan dari pahatan pemahat aku tahan. Aku terus bertahan. Bertahan. Bertahan. Dan bertahan. Hingga aku menjadi seperti sekarang ini. Sakit yang dahulu aku rasakan ketika proses itu berlangsung, menjadi tidak terasa ketika saat ini aku menikmati hasilnya”.
Begitulah, seringkali kesulitan datang kepada anda untuk menghadang langkah anda meraih impian. Disinilah latak perbedaan antara kaum yang sukses dengan yang tidak dimulai. Orang-orang sukses seperti anda, akan bertahan dan terus bertahan untuk terus maju mendapatkan apa yang menjadi impian anda. Meskipun dicaci maki, direndahkan, atau disakiti, namun karena terus bertahan dan maju, maka ketika sukses itu datang, segala penderitaan yang pernah anda alami akan berubah menjadi kebahagiaan yang tidak ternilai.
SUKSES!

Let's Count Ur Money !

Jam tangan sudah nunjukin waktu 22.56 WIS (Waktu Indonesia Surabaya ;P). Namun, pikiran masih aja dipenuhin oleh bayang-bayang masalah di depan mata. Bagaimana nanti aku mencukupi kehidupan (baca: kebutuhan) istriku kelak jika penghasilan masih dirasa belum mencukupi. Di lain sisi, usaha yg aku bangun blm memperlihatkan hasil yg cukup signifikan. Masih banyak modal yg keluar daripada arus kas yg masuk ke kantongku.
Yang lebih mengkhawatirkan diriku adalah bahwa moment besar itu tinggal beberapa waktu lagi akan aku jalani. Rasanya seperti menunggu hukuman mati. BUkan masalah aku tidak ada komitmen atau apa, justru aku sangat berkomitmen, namun lebih cenderung ke hal yang sudah aku ungkapkan di atas tadi.
Tololnya aku, ketika intimidasi permasalahan *atau mungkin juga bukan permasalahan,namun lebih tepatnya: kekhawatiran* itu semakin besar, aku semakin menjauh dari orang-orang sukses *paling tidak yang menurutku sukses*, APadahal jika mau membuka mata, aura positif dari orang-orang positif itu merupakan virus yang paling cepat menular. But, 4get it. Hidup masih harus berjalan. Ada atau tiada langkah yg diambil, matahari masih tetap beredar mengitari bumi. Akhirnya, lagi-lagi email menjadi sasaran amuk mataku. Dengan khusuk aku baca email itu satu persatu. Hingga mataku terhenti di salah satu email. Isinya seperti menyadarkanku akan bisik-bisik para dedemit yg bermukim di hatiku.
Dapet dari forum...
Seorang temenku pernah bertanya"eh, kalo gw nikah tapi dengan gaji gw yang cuma Rpxxxx bisa ga ya?
hmmm.....
Maka dari pertanyaan itu aku membuat survey asal, dan berikut adalah daftar pengeluaran standar bulanan setelah meritSekedar berbagi aja, buat temen2 yang mungkin juga mengalami 'Matery aftermerit phobia syndhrome' yang sama(khususnya bagi yang punya keterbatasan finansial heuh3...hiks. ..hiks... )
Daftar anggaran bulanan(asumsi :disusun berdasarkan skala proritas,disusun dengan sangat2 relatif,dan berdasarkan basic needs standar menengah ke bawah)
1. Makan
Dengan asumsi sekali makan adalah 5000 Maka makan 3x sehari,kali 2 orang (karena lagu sepiring berdua cumaberlaku pada saat pacaran ajah), kali 30 hari adalah Rp900.000
TipsRajin2 ke kondangan atau sunatan, dan bawa pulang nasi kotaknyaPasti lebih ngirit
2.Kontrakan
Dengan asumsi masih ngontrak di rumah petak, yang punya uda botak, tapimasih galak, dan punya anjing belum jinakMaka dana untuk kontrakan sekitar 500.000/bulan
TipsTinggallah di Pondok Mertua Indah Niscaya 2 dana diatas gak akan pernah adaDi pondok mertua indah, anda akan bebas makan apa aja, termasuk 'makan ati'(^__^)
3. Listrik dan Air
Dengan asumsi daya listrik 900 watt dan pake jetpam maka anggaran untuk listrik adalah 100.000/bulan
TipsJangan pake AC, cukup AC (angin cendela)Jangan suka main Plestesyen, cukup main monopoli,sudamanda atau gaple amaistri terasa lebih romantis
4. Transportasi
Dengan asumsi naik motor ke kantor, dengan motor yang palinhg irit ritrit, maka untuk ongkos bensin dan servis adalah 100.000
TipsGunakanlah Bensin campur!(maksudnyah campur dorong, pasti lebih irit) Atau ikutlah "Nebeng Fans Club", dengan alasan mempererat silaturahmi denganyang ditebengi maka perjalanan berangkat dan pulang kantor akan terasa lebihmenyenangkan
5. Komunikasi
Dengan asumsi pake cdma yang 1000/menit maka untuk sebulan, ongkoskomunikasi berdua adalah 100.000
TipsPakelah 'FREN' yang lebih murah(maksudnya kalo mau nelpon atau sms tinggal bilang "Freeen...minjam HP nya dong freen...")
6. Keperluan sehari2
Seperti sabun,odol,syampu, dll dsbDengan asumsi tidak pake fesyel,krimbat, manikyur, pedikyur, kukyur2 makaalokasi dana untuk ini sebesar 50.000
Tips:Mandi kalo perlu sajaKalo dulu 2 kali sehari,jadi 2 hari sekaliUntuk ngirit odol kembalilah memakai tumbukan batu bata
7. Kesehatan
Seperti minyak kayu putih,vitamin, obat pusing (ini penting buat pengantin baru wekekekek!), maka alokasi cadangan untuk kesehatan sebesar 50.000
TipsJaga kesehatanJangan begadang...kalo tiada artinya...begadang bole saja...asalkan sambilronda(halah!!)
8.Entertaiment
Nha ini kalo ada uang lebih aja, bisalaah sekali2 nomat,liat live music,laripagi di monas, atau makan martabak sekali2
Jadii...Dari asumsi basic needs diatas maka pengeluaran untuk tiap bulan adalah sebesar :
1.800.000/bulan
(syeeett dah...masih gede juga ya)
Mungkin ini bisa jadi bahan pertimbangan temen2 ketika pengen nikah,untuk kemudian dibandingkan dengan pemasukan yang ada.Kalopun masih 'besar pasak daripada tiang' Anda bisa memperkecil pasak, atau memperbesar tiang...ataauu. ..ga usak pakepasak, tapi dipaku aja!
Tapi ada 1 hal yang ga bisa dijelaskan dengan perhitungan ketika anda memutuskan untuk menikah
(serius: mode on*)
Yaitu, berkah menikah
Selalu, Tuhan akan mencukupi kebutuhan umatnya yang mau berusaha dan berdoa. Selalu bersukur dan percaya bahwa Tuhan lah raja dari segala raja akunting!
so, stop accounting, just do it!
regards,
Anang
--------

today's long trip / selamat datang dunia baru!!!

Ada kebahagiaan
Ada kesenangan
Ada kesuksesan
Bahagia adalah soal rasa. Dan rasa tidak punya logika. Apakah terjadi karena tercapai sesuatu atau tidak. Rasa tidak peduli. Rasa ini bisa muncul ketika kita berhasil menemukannya dengan getaran vibrasi alam semesta.
Kesenangan adalah soal fisik. Kesenangan punya logika. Kesenangan hanya akan muncul ketika kita berhasil mencapai / mendapatkan sesuatu. Karena sifatnya logis, kesenangan hanya bersifat sementara. Ketika sudah tidak ada lagi yang bisa didapat/dicapai, kesenangan itu akan menghilang.
Kesuksesan adalah kata benda untuk menunjukkan sesuatu yang didapat / diraih. Jadi kesuksesan itu bersifat independent. Dialah yng menentukan senang / tidaknya seseorang, namun independensi kesuksesan tidak dapat menggoyahkan kebahagiaan yang ada di dalam hati.
Bahkan, kebahagiaanlah yang dapat menuntun kita mencapai kesuksesan demi meraih kesenangan.
Karena dengan hati yang bahagia, kita akan lebih mudah menjalani kehidupan ini, menyusun strategi dan bekerja dengan hati yang penuh vibrasi semangat yang meluap-luap.
Getaran / vibrasi diri kita sebagai komponen mikrokosmos akan lebih mudah ditangkap dan dipantulkan kembali oleh alam makrokosmos. Memantul kembali kepada diri kita dalam bentuk tercapainya kesuksesan.
Selamat Datang Dunia Baru!!!


Jayapura, 15 November 2007